Jelang MTQ ke-44 Riau, Kuansing Siapkan ICU Mini dan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam
TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Negeri Jalur. Selain mempersiapkan sarana dan prasarana pelaksanaan acara, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor kesehatan guna memastikan seluruh peserta, tamu undangan, dan masyarakat mendapatkan pelayanan medis yang optimal selama berlangsungnya perhelatan akbar tersebut.
Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Persiapan MTQ ke-44 Provinsi Riau yang digelar di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Senin (1/6/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, didampingi Asisten II Setda Kuansing Napisman dan Asisten III Azhar, serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan panitia pelaksana MTQ.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, Aswandi, memaparkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut.
Menurut Aswandi, Dinas Kesehatan Kuansing menempatkan aspek kesehatan sebagai salah satu prioritas utama mengingat ribuan orang diperkirakan akan datang ke Kuansing selama pelaksanaan MTQ. Mereka terdiri dari kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Riau, official, tamu undangan, dewan hakim, panitia, hingga masyarakat yang ingin menyaksikan langsung rangkaian kegiatan.
"Kami akan menyiapkan ICU mini di lokasi strategis serta menyiagakan seluruh puskesmas di Kabupaten Kuantan Singingi. Selain itu, tenaga kesehatan, ambulans, dan pos pelayanan kesehatan juga akan disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi selama pelaksanaan MTQ,” ujar Aswandi.
Keberadaan ICU mini menjadi salah satu langkah antisipatif yang dinilai penting untuk menangani kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit. Fasilitas tersebut akan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau sehingga dapat memberikan respons medis secara cepat apabila terjadi keadaan yang memerlukan tindakan segera.
Selain itu, seluruh puskesmas yang berada di jalur yang akan dilalui rombongan kafilah dari berbagai daerah juga akan disiagakan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta dan pengunjung memperoleh akses layanan kesehatan dengan mudah selama berada di Kuansing.
Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga akan menyiapkan tenaga medis yang bertugas secara bergantian selama kegiatan berlangsung. Tim kesehatan nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk arena utama MTQ, lokasi pemondokan peserta, serta pusat keramaian yang diperkirakan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.
Menurut Aswandi, kesiapan sektor kesehatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan MTQ. Kesuksesan sebuah event besar tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kemampuan panitia dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada seluruh peserta.
“Kami ingin memastikan setiap peserta maupun pengunjung mendapatkan rasa aman selama berada di Kuansing. Karena itu, seluruh fasilitas kesehatan yang ada akan disiagakan secara maksimal,” katanya.
Sementara itu, Sekda Kuansing Zulkarnain menegaskan bahwa seluruh OPD harus bekerja secara maksimal dan terintegrasi guna menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-44 Provinsi Riau. Menurutnya, event keagamaan terbesar di tingkat provinsi tersebut merupakan kesempatan berharga bagi Kuansing untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah yang baik.
“MTQ ini adalah momentum besar bagi Kabupaten Kuantan Singingi untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah yang baik. Karena itu, seluruh OPD harus memastikan setiap sektor, mulai dari kesehatan, keamanan, kebersihan hingga pelayanan kepada tamu, benar-benar siap dan berjalan sesuai rencana,” tegas Zulkarnain.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Oleh sebab itu, koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar setiap kebutuhan yang masih belum terpenuhi dapat segera diselesaikan sebelum hari pelaksanaan.
Zulkarnain juga meminta seluruh panitia untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap berbagai aspek persiapan, termasuk sarana pendukung, akomodasi peserta, transportasi, kebersihan lingkungan, serta kesiapan lokasi lomba.
Menurutnya, perhatian terhadap detail-detail kecil sangat penting karena akan memengaruhi kenyamanan peserta dan tamu yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
"Semua sektor harus bergerak bersama. Jangan sampai ada hal-hal yang terlewat karena MTQ ini akan menjadi perhatian masyarakat Riau. Kita ingin meninggalkan kesan yang baik bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Kuansing memiliki tanggung jawab besar untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar daerah di Provinsi Riau.
Dengan semakin intensifnya persiapan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan seluruh panitia, optimisme terhadap kesuksesan MTQ ke-44 Provinsi Riau semakin menguat. Dukungan berbagai sektor, terutama kesehatan, keamanan, dan pelayanan publik, diharapkan mampu menciptakan penyelenggaraan yang aman, tertib, dan berkesan.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi pun menegaskan bahwa kesehatan peserta dan pengunjung menjadi prioritas utama selama pelaksanaan MTQ. Kehadiran ICU mini, kesiagaan seluruh puskesmas, tenaga medis yang siaga penuh, serta dukungan ambulans dan pos kesehatan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kesehatan peserta dan pengunjung menjadi prioritas. Kita ingin MTQ ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses pelayanan,” pungkas Zulkarnain.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Kuansing kini bersiap menyambut ribuan tamu dari seluruh penjuru Riau. Harapannya, MTQ ke-44 Provinsi Riau tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi momentum yang memperkuat citra Kuansing sebagai daerah yang ramah, siap, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar.(*01/Leli)









Tulis Komentar