Bupati Anton Hadiri Reuni Akbar Keluarga Besar Ompung Naihubu, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Pelestarian Adat
ROKAN HULU – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Reuni Akbar ke-III Keluarga Besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi yang digelar di Kubu Baru, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang mempertemukan berbagai generasi keturunan Ompung Naihubu tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan para leluhur.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, hadir langsung di tengah-tengah keluarga besar Ompung Naihubu bersama sejumlah tokoh penting daerah. Kehadirannya menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap kegiatan sosial, budaya, dan adat yang berperan penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Selain Bupati Anton, reuni akbar tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafruddin Poto, SH, MM, mantan Wakil Gubernur Riau H. Edi Natar Nasution, Ketua DPRD Rokan Hulu Hj. Sumiartini, Ketua Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Riau Prof. Dr. H. Syamruddin Nasution, Penjabat Sekretaris Daerah Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota keluarga besar Ompung Naihubu yang datang dari berbagai daerah.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah semarak acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Saling sapa, berbagi cerita, dan mengenang perjalanan keluarga menjadi pemandangan yang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan keluarga besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi yang telah berhasil menyelenggarakan reuni akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
“Reuni keluarga memiliki makna yang sangat penting. Ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa atau ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi identitas kita,” ujar Anton di hadapan para peserta reuni.
Bupati menilai bahwa keluarga besar merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika hubungan antaranggota keluarga terjalin dengan baik, maka semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas akan tumbuh dengan kuat.
Menurutnya, keluarga besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, momentum reuni harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antaranggota keluarga yang mungkin selama ini terpisah oleh jarak, kesibukan, maupun aktivitas masing-masing.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling mengenal lebih dekat, mempererat hubungan yang mungkin sudah lama tidak terjalin, sekaligus menanamkan kepada generasi muda pentingnya menjaga silaturahmi dan menghormati adat istiadat yang diwariskan oleh para leluhur,” katanya.
Anton juga mengajak seluruh anggota keluarga besar untuk terus menjaga kekompakan dan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia meyakini bahwa keluarga yang solid akan melahirkan masyarakat yang kuat dan pada akhirnya mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Momentum reuni ini hendaknya menjadi sarana untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, memberikan motivasi, dan membangun semangat kebersamaan demi masa depan keluarga besar yang lebih baik. Kita percaya bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang maju dan daerah yang sejahtera,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Anton menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan terus mendukung berbagai kegiatan adat dan budaya yang bertujuan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana menjaga nilai-nilai sosial yang menjadi perekat kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, para tokoh adat yang hadir menyambut positif pelaksanaan reuni tersebut. Mereka menilai kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan sejarah keluarga kepada generasi muda sekaligus memastikan nilai-nilai budaya tetap terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Bagi keluarga besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi, reuni akbar bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Banyak peserta yang mengaku bahagia dapat kembali bertemu dengan sanak saudara yang selama bertahun-tahun tidak berjumpa.
Suasana haru dan penuh keakraban pun terasa saat para peserta saling bertukar cerita dan mengenang perjalanan hidup keluarga mereka. Beberapa di antaranya bahkan datang dari luar daerah demi menghadiri pertemuan besar tersebut.
Menjelang akhir acara, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dan kebersamaan keluarga besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan dialog hangat antara tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah.
Reuni Akbar ke-III Keluarga Besar Ompung Naihubu/Sutan Na Lobi di Kubu Baru ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana nilai persaudaraan, adat, dan budaya tetap hidup di tengah masyarakat modern. Melalui kebersamaan yang terjalin, semangat gotong royong dan persatuan diharapkan terus tumbuh, menjadi kekuatan besar dalam mendukung kemajuan Kabupaten Rokan Hulu di masa mendatang.(*01/Leli)









Tulis Komentar