Riau Bergerak Cepat! 236 Pejabat Baru Dilantik, SF Hariyanto Targetkan Kinerja Maksimal
RIAU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto resmi melantik ratusan pejabat administrator Eselon III, pejabat pengawas Eselon IV, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dalam sebuah prosesi besar yang digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (26/5/2026).
Pelantikan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Sebanyak 236 pejabat Eselon III dan IV resmi mendapatkan amanah baru dan ditempatkan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat namun penuh semangat, dihadiri jajaran pejabat tinggi pratama, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan momentum penting untuk memperkuat birokrasi yang profesional, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Saudara-saudara sekalian yang hari ini diberikan amanah untuk dilantik di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, dari sekian banyak orang yang berjuang teruslah bersyukur. Banyak orang yang meminta dan memohon jabatan dengan berbagai macam cara tapi tidak saya tanggapi, oleh karena itulah mari berjuang,” ujar SF Hariyanto di hadapan para pejabat yang dilantik.
Ia menekankan bahwa jabatan yang diberikan bukan hadiah, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata dan prestasi. Menurutnya, seluruh pejabat harus mampu menunjukkan perubahan dalam pola kerja serta menghadirkan inovasi di lingkungan masing-masing.
“Setelah dilantik, kinerja Saudara jangan biasa-biasa saja. Harus luar biasa. Saya tidak mau lagi ada pejabat yang santai-santai. Kita ini sedang berjuang,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Saat ini Pemerintah Provinsi Riau tengah fokus melakukan percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Karena itu, sejumlah OPD yang berkaitan langsung dengan sektor penerimaan daerah dan investasi menjadi perhatian khusus pemerintah.
SF Hariyanto secara terang-terangan meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bekerja lebih agresif dalam mengejar target pendapatan dan investasi daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kemampuan pemerintah meningkatkan penerimaan daerah secara optimal.
Ia mengungkapkan bahwa upaya meningkatkan pendapatan daerah mulai menunjukkan hasil positif. Hal tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemprov Riau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait lainnya.
“Berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, dan instansi lainnya, gerakan-gerakan untuk meningkatkan pendapatan daerah sudah mulai terlihat. Alhamdulillah, dibanding tahun lalu kita mengalami kenaikan yang luar biasa,” ungkapnya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah nama dipercaya menempati posisi strategis di OPD penting Pemprov Riau. Di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Teza Darsa dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, sementara Beni Febrianto dipercaya menjabat Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Di sektor kesehatan, Rionaldo Pratama resmi menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Sedangkan di sektor komunikasi dan informasi, Ridho Adriansyah dipercaya mengisi posisi Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau.
Sementara itu, Ricko Riyanto mendapat amanah sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau, sebuah posisi strategis dalam upaya meningkatkan penerimaan daerah.
Tak hanya pejabat administrator dan pengawas, pelantikan juga mencakup kepala bidang, kepala UPT, kepala bagian, hingga pejabat teknis lainnya di berbagai sektor. M
Mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, lingkungan hidup, infrastruktur, ketahanan pangan, perhubungan, hingga energi dan sumber daya mineral.
Langkah penyegaran birokrasi ini dinilai sebagai bagian dari strategi Pemprov Riau untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan efektif.
Dengan rotasi dan penempatan pejabat baru, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat.
SF Hariyanto juga mengingatkan bahwa tahun 2026 menjadi masa penting bagi Provinsi Riau. Menurutnya, daerah ini tengah menghadapi berbagai tantangan besar yang membutuhkan kerja sama dan keseriusan seluruh aparatur sipil negara.
Ia meminta seluruh pejabat tidak hanya menunggu perintah, tetapi mampu mengambil inisiatif dan bergerak aktif di lapangan. Loyalitas, disiplin, serta kemampuan membangun kolaborasi disebut menjadi kunci keberhasilan birokrasi modern.
“Inilah yang kita harapkan. Semua harus bekerja keras, tidak ada lagi yang menunggu tanpa bekerja. Tahun ini adalah tahun di mana Riau betul-betul diuji,” tegasnya kembali.
Pelantikan ratusan pejabat tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi Pemerintah Provinsi Riau dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan formasi baru di berbagai OPD strategis, Pemprov Riau optimistis mampu menghadapi tantangan pembangunan sekaligus menjaga tren positif pertumbuhan daerah di masa mendatang.(01/Leli)









Tulis Komentar