182 JCH Rokan Hulu Diberangkatkan Bertahap ke Batam, Pemerintah Tekankan Kesehatan dan Kekompakan
Rokan Hulu – Sebanyak 182 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 resmi diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim melalui Bandara Tuanku Tambusai, Minggu (3/5/2026). Pemberangkatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya perjalanan spiritual para jemaah menuju Tanah Suci.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga jemaah yang turut mengantarkan dengan doa dan harapan. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga jadwal penerbangan guna memastikan kenyamanan serta kelancaran mobilitas jemaah. Penerbangan pertama membawa 61 JCH yang berasal dari Kecamatan Bangun Purba, Rambah Samo, dan Rambah Hilir. Rombongan ini dilepas langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Hj. Masni Taher.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan kesehatan yang prima. Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga stamina selama menjalankan rangkaian ibadah yang cukup padat.
“Jaga kesehatan, perbanyak istirahat, dan tetap kompak dalam kelompok. Ibadah haji membutuhkan kebersamaan dan kesabaran,” ujar Syafaruddin Poti di hadapan para jemaah.
Selanjutnya, penerbangan kedua yang mengangkut 60 JCH diberangkatkan pada pukul 12.45 WIB. Rombongan ini berasal dari Kecamatan Rambah Hilir, Ujung Batu, Tandun, Kabun, dan Rokan IV Koto. Pelepasan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, yang turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj. Yurniziarti.
Dalam kesempatan tersebut, Yusmar menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap arahan petugas haji. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi di Tanah Suci berbeda dengan di tanah air, baik dari segi cuaca, budaya, maupun aktivitas ibadah yang intens.
“Patuhi arahan petugas dan pembimbing haji. Mereka ada untuk memastikan bapak dan ibu dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman,” katanya.
Adapun penerbangan ketiga membawa 61 JCH terakhir dari Kloter 12 yang berasal dari Kecamatan Tambusai Utara, Pagaran Tapah, dan Pendalian IV Koto. Dengan diberangkatkannya seluruh rombongan ini, maka total 182 jemaah Rokan Hulu resmi memulai perjalanan menuju embarkasi Batam sebelum melanjutkan ke Jeddah.
Turut hadir dalam agenda pelepasan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, Wakil Ketua DPRD Rohul Porkot Lubis, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
Sementara itu, pihak Kementerian Agama menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melalui tahapan persiapan yang cukup, mulai dari manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga kelengkapan administrasi. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kendala selama perjalanan maupun saat pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Setibanya di Bandara Hang Nadim Batam, para jemaah dijadwalkan beristirahat di asrama haji untuk pemulihan kondisi sebelum melanjutkan penerbangan internasional menuju Jeddah. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan jemaah berada dalam kondisi optimal sebelum memasuki fase utama ibadah haji.
Di sisi lain, keluarga jemaah yang turut mengantar tampak haru sekaligus bangga. Tidak sedikit yang mengiringi keberangkatan dengan doa dan tangis haru, berharap anggota keluarga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat.
Pemerintah daerah juga mengimbau keluarga jemaah untuk tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan, karena seluruh jemaah akan didampingi oleh petugas haji yang berpengalaman. Selain itu, komunikasi dengan keluarga tetap dapat dilakukan melalui fasilitas yang tersedia selama di Tanah Suci.
Pemberangkatan JCH tahun ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji yang aman, nyaman, dan tertib. Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta pihak terkait lainnya, diharapkan seluruh proses berjalan lancar hingga jemaah kembali ke tanah air.
Harapan besar pun disematkan kepada seluruh jemaah agar dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan sempurna serta memperoleh predikat haji yang mabrur. Lebih dari itu, kepulangan mereka diharapkan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, baik dalam kehidupan sosial maupun keagamaan.
Dengan semangat kebersamaan dan doa dari seluruh masyarakat Rokan Hulu, perjalanan 182 JCH ini diharapkan menjadi perjalanan penuh berkah yang tidak hanya bermakna secara pribadi, tetapi juga bagi daerah dan bangsa.(*02/cinta)









Tulis Komentar