Ribuan Warga Kampar Semarakkan May Day 2026, Kapolres Tekankan Kebersamaan dan Kesejahteraan Pekerja

BANGKINANG – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Kampar berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sekitar 2.000 masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti kegiatan gerak jalan santai yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Minggu (3/5/2026) pagi. Mengusung tema “Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan para pekerja.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Wakil Bupati Misharti, Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, serta Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan. Hadir pula perwakilan organisasi pekerja, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda yang turut menyemarakkan peringatan tahunan ini.

Sejak pagi hari, suasana Lapangan Pelajar sudah dipenuhi peserta yang antusias mengikuti rangkaian acara. Dimulai dengan registrasi ulang dan pembagian konsumsi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama yang menjadi pemanasan sebelum gerak jalan santai dimulai. Gelak tawa dan semangat kebersamaan tampak jelas, mencerminkan suasana May Day yang jauh dari kesan demonstratif, namun lebih menonjolkan persatuan.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pekerja dan buruh memiliki peran vital sebagai tulang punggung pembangunan daerah.

“Momentum May Day ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesejahteraan pekerja adalah bagian penting dari kemajuan daerah. Kami bangga bisa hadir dan menjadi bagian dari kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan yang telah dipersiapkan secara maksimal.

“Kami dari kepolisian hadir untuk memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan rasa aman. Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa May Day bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.

“Pekerja memiliki kontribusi besar dalam pembangunan Kampar. Melalui kebersamaan seperti ini, kita berharap tercipta hubungan yang harmonis dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama,” ucapnya.

Setelah sambutan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan peserta jalan santai yang menempuh rute di sekitar pusat kota Bangkinang. Peserta tampak menikmati kegiatan tersebut, mulai dari kalangan pekerja, keluarga, hingga pelajar yang turut memeriahkan suasana.

Tak hanya berolahraga, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan kepada pekerja yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan buruh, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Selain itu, panitia juga menyiapkan hiburan rakyat dan pengundian doorprize yang semakin menambah semarak acara. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta yang beruntung, menciptakan suasana penuh kegembiraan hingga akhir kegiatan.

Perwakilan organisasi pekerja yang hadir, seperti dari SPTI, SP NIBA, SBSI, SPPP, dan SP BUN, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah dan aparat kepolisian. Mereka menilai kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antara pekerja dan pemangku kebijakan.

“Kami merasa dihargai. Ini menjadi bukti bahwa suara dan peran pekerja diperhatikan. Harapannya, sinergi ini terus terjaga untuk kemajuan bersama,” ungkap salah satu perwakilan serikat pekerja.

Meski berlangsung meriah, kegiatan tetap berjalan tertib tanpa gangguan berarti. Pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polres Kampar bersama instansi terkait terbukti efektif dalam menjaga situasi tetap kondusif hingga acara berakhir sekitar pukul 10.15 WIB.

Peringatan May Day tahun ini di Kampar menunjukkan wajah berbeda dari peringatan Hari Buruh yang kerap identik dengan aksi unjuk rasa. Pendekatan yang lebih humanis melalui kegiatan olahraga dan hiburan dinilai mampu mempererat hubungan sosial sekaligus menyampaikan pesan kesejahteraan dengan cara yang positif.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan inovasi yang lebih beragam, sehingga peringatan May Day tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga wadah membangun solidaritas dan meningkatkan kesejahteraan pekerja secara nyata.

Dengan semangat “Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama”, masyarakat Kampar menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan pekerja dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.