Sinergi “Tali Bapilin Tigo”, Wabup Kampar Hadiri Halal Bihalal FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Riau
Pekanbaru – Semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas elemen masyarakat tampak kental dalam kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh .
Kegiatan yang berlangsung khidmat di pada Minggu (12/04) ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar yang turut memberikan dukungan nyata terhadap upaya kolaboratif antar pemangku kepentingan.
Kehadirannya bersama sejumlah anggota legislatif nasional menegaskan pentingnya keterpaduan antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Mengusung semangat “Tali Bapilin Tigo”, sebuah filosofi kearifan lokal yang mencerminkan persatuan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi dalam membangun masa depan Riau yang cemerlang, gemilang, dan terbilang.

Filosofi tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi landasan kuat dalam membangun sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Gubernur Riau bersama sejumlah tokoh penting Bumi Lancang Kuning.
Di antaranya Ketua Umum FKPMR , Ketua Umum , serta Dewan Pembina FKPMR sekaligus mantan Gubernur Riau .
Kehadiran para tokoh ini memperkuat legitimasi forum sebagai ruang dialog strategis dalam pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Kampar Misharti tidak hanya hadir secara seremonial, namun juga memanfaatkan momentum untuk menyuarakan berbagai isu strategis daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah persoalan galian C di wilayah Kampar Utara yang dinilai telah meresahkan masyarakat.
“Isu strategis ini akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Riau, karena sudah sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Kampar,” tegas Misharti.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta mendorong penyelesaian masalah secara lintas kewenangan.
Lebih lanjut, Misharti menekankan bahwa inti dari silaturahmi ini adalah membangun sinergi dan kebersamaan dalam menuntaskan berbagai persoalan serta mempercepat pembangunan daerah.
Ia menilai bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan legislatif menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Rektor sekaligus Ketua Provinsi Riau, .
Dalam ceramahnya bertajuk “Silaturahmi”, ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman.
“Kita harus menyatukan langkah dan hati. Sinergi antara pemuka masyarakat, pemerintah, dan ulama adalah kekuatan utama dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan,” ujarnya di hadapan para peserta yang terdiri dari pejabat, tokoh masyarakat, dan elemen strategis lainnya.
Ketua Umum FKPMR, Mambang Mit, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa forum ini merupakan jembatan komunikasi yang efektif dalam merumuskan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa FKPMR akan terus berkomitmen menjadi ruang diskusi yang konstruktif demi kemajuan Riau secara menyeluruh.
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menghasilkan kesepakatan penting berupa pembentukan Forum Komunikasi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau.
Forum ini dibentuk sebagai wadah sinergi antara para wakil rakyat di tingkat pusat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau.
Forum tersebut diketuai oleh dengan sekretaris . Pembentukan forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun kebijakan fiskal.
Salah satu fokus utama forum ini adalah menyikapi isu pengurangan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Hal ini dinilai sangat berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam menjalankan program pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi sangat krusial.
Dengan adanya forum ini, diharapkan aspirasi masyarakat Riau dapat tersampaikan secara lebih efektif dan terkoordinasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang mempererat hubungan antar tokoh lintas generasi. Suasana hangat dan penuh keakraban mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan ini.
Momentum Halal Bihalal FKPMR ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan sinergi tetap menjadi kunci utama dalam mengawal pembangunan daerah. Dengan semangat “Tali Bapilin Tigo”, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bersatu dalam mewujudkan Riau yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera di masa depan.(ADV/*01/Leli)









Tulis Komentar