Wabup Siak Lantik Anggota PAW Bapekam di Sungai Mandau, Tekankan Optimalisasi Potensi Kampung

Syamsurizal juga menekankan pentingnya kolaborasi

SIAK – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) dari dua kampung di Kecamatan Sungai Mandau, yakni Kampung Muara Kelantan dan Kampung Lubuk Jering, pada Selasa (7/4/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi kelembagaan kampung sebagai garda terdepan dalam pembangunan berbasis masyarakat. Dalam sambutannya, Syamsurizal menegaskan bahwa keberadaan Bapekam memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan kampung, terutama dalam merumuskan kebijakan, menyerap aspirasi masyarakat, serta mengawasi pelaksanaan program pembangunan.

Menurutnya, tantangan pembangunan kampung ke depan menuntut adanya sinergi yang kuat antara pemerintah kampung, Bapekam, dan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong agar anggota Bapekam yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya.

“Bapekam adalah mitra strategis pemerintah kampung. Saya berharap anggota yang baru dilantik bisa cepat belajar, memahami tugasnya, serta mampu menjalankan fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi masyarakat secara optimal,” ujar Syamsurizal.

ia mengajak seluruh komponen masyarakat di wilayah Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Sungai Mandau, untuk bersama-sama menggali dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki kampung. Menurutnya, potensi tersebut jika dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan beberapa sektor yang dapat dikembangkan secara maksimal, seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan. Selain itu, potensi wisata berbasis kampung juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan jika dikemas secara kreatif dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Setiap kampung memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi alam, budaya, maupun kerajinan. Ini bisa dikembangkan menjadi desa wisata yang berbasis komunitas. Dengan begitu, akan tercipta nilai ekonomi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.

Syamsurizal juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen kampung dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa tanpa kekompakan dan kerja sama yang baik, potensi yang ada tidak akan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kalau semua komponen kompak, mulai dari pemerintah kampung, Bapekam, hingga masyarakat, maka potensi yang ada bisa dioptimalkan. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada anggota Bapekam sebelumnya, khususnya dari Kampung Lubuk Jering, yang telah mengabdikan diri dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan demi kemajuan kampung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan terima kasih kepada anggota Bapekam sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya. Semoga segala amal dan kebaikan yang telah dilakukan mendapat balasan dari Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, masyarakat yang hadir menyambut positif pelantikan tersebut. Mereka berharap anggota Bapekam yang baru dapat membawa semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi warga serta mendorong pembangunan kampung yang lebih maju dan mandiri.

Pelantikan anggota PAW Bapekam ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan keberlangsungan roda pemerintahan kampung tetap berjalan efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan terisinya posisi yang kosong, diharapkan fungsi kelembagaan Bapekam dapat kembali berjalan optimal.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh perangkat kampung, termasuk Bapekam, agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, diharapkan kampung-kampung di Kecamatan Sungai Mandau dapat berkembang menjadi wilayah yang mandiri, berdaya saing, serta mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakatnya.(*02/cinta)