Kapolres Kampar Silaturahmi ke Kediaman Ustadz Abdul Somad, Perkuat Sinergi untuk Kedamaian Daerah
Kampar – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kampar untuk mempererat hubungan dengan tokoh agama. Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Abdul Somad di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Rabu (1/4/2026) pagi.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.45 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan ulama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kampar.
Rombongan Kapolres turut didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kampar, di antaranya Kabag Ops Kompol Amru Hutauruk, Kabag SDM Kompol Hendrizal Gani, Kasat Intelkam AKP Josrizal, Kasat Samapta AKP Alfajri, Kasat Binmas AKP Nanang Mujiono, serta personel dari Polsek Tambang.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ustadz Abdul Somad bersama keluarga besar pondok pesantren. Suasana penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal pertemuan, mencerminkan eratnya hubungan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama di daerah tersebut.
Dalam suasana Idul Fitri yang identik dengan saling memaafkan, pertemuan diisi dengan dialog santai namun sarat makna. Kedua pihak bertukar pandangan mengenai kondisi sosial masyarakat, khususnya terkait keamanan dan ketertiban di wilayah Kampar pasca perayaan Lebaran.
Ustadz Abdul Somad dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Kampar dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama selama momentum hari besar keagamaan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan ulama dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Sinergi antara Polri dan ulama adalah kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang damai, religius, dan terpadu. Kami sangat menghargai kerja keras dan dedikasi Polres Kampar dalam menjaga keamanan daerah ini,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman keagamaan yang menyejukkan, sementara kepolisian bertugas menjaga stabilitas keamanan. Jika keduanya berjalan beriringan, maka potensi konflik sosial dapat diminimalisir.
Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga memimpin doa bersama dalam pertemuan tersebut. Doa dipanjatkan untuk keselamatan dan kemakmuran masyarakat Kampar sepanjang tahun 2026, termasuk harapan agar daerah tersebut dijauhkan dari bencana, konflik sosial, serta diberikan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menegaskan bahwa kunjungan silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh agama.
“Kunjungan silaturahmi ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kami di Polres Kampar. Sebagai institusi yang bertugas melindungi masyarakat, kami sangat menghargai peran penting ulama dalam membangun karakter bangsa dan menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan ulama sangat membantu tugas kepolisian, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan, menjauhi konflik, serta meningkatkan kesadaran hukum.
Kapolres menyebut bahwa sinergi antara Polri dan ulama tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga menyentuh pembangunan moral dan sosial masyarakat.
Dengan adanya dukungan tokoh agama, program-program kepolisian dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.
“Kami berharap hubungan antara Polri dan tokoh agama semakin erat. Dengan kebersamaan ini, kita bisa menjaga kedamaian Kabupaten Kampar serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan.
Tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan, momen ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas wilayah.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran Polres Kampar dan keluarga besar pondok pesantren. Dokumentasi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus bukti nyata sinergi antara aparat negara dan tokoh agama.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis yang terus dikedepankan Polri dalam menjalankan tugasnya.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama, menjadi strategi penting dalam menjaga keamanan yang berkelanjutan.
Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara Polres Kampar dan para tokoh agama, diharapkan suasana damai dan kondusif di Kabupaten Kampar dapat terus terjaga, tidak hanya pada momen Idul Fitri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.(*02/cinta)









Tulis Komentar