Pergerakan Penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Menurun, Kargo Justru Meningkat
Pekanbaru – Aktivitas penerbangan di pada 21 Maret 2026 menunjukkan dinamika yang cukup menarik.
Di tengah penurunan jumlah pesawat dan penumpang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sektor kargo justru mengalami peningkatan.
Berdasarkan Laporan Harian LLAU, total pergerakan pesawat tercatat sebanyak 66 penerbangan, terdiri dari 27 kedatangan dan 27 keberangkatan domestik, serta masing-masing 6 penerbangan internasional untuk kedatangan dan keberangkatan.
Namun, angka ini mengalami penurunan sebesar 9,5 persen dibandingkan H-1 Lebaran tahun 2025.
Dari sisi penumpang, total pergerakan mencapai 9.089 orang. Rinciannya, penumpang domestik yang datang sebanyak 4.181 orang dan berangkat 3.283 orang. Sementara untuk internasional, penumpang datang tercatat 693 orang dan berangkat 932 orang. Secara keseluruhan, jumlah penumpang mengalami penurunan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menariknya, di tengah penurunan tersebut, pergerakan kargo justru mengalami pertumbuhan positif.
Total kargo tercatat mencapai 24.004 kilogram, dengan rincian 20.151 kilogram kargo datang domestik dan 3.853 kilogram kargo berangkat.
Angka ini meningkat 3,6 persen dibandingkan tahun lalu, menunjukkan aktivitas distribusi barang tetap stabil bahkan cenderung meningkat.
Dari sisi ketepatan waktu, performa operasional bandara tergolong cukup baik. Dari total 66 penerbangan, sebanyak 55 penerbangan tercatat tepat waktu (ontime), sementara 11 penerbangan mengalami keterlambatan.
Hal ini menghasilkan tingkat On Time Performance (OTP) sebesar 83 persen.
Sementara itu, tingkat keterisian penumpang (load factor) berada di angka 81 persen, menandakan kapasitas pesawat masih terisi cukup optimal meskipun terjadi penurunan jumlah penumpang secara keseluruhan.
Penurunan jumlah penerbangan dan penumpang ini diduga dipengaruhi oleh pergeseran pola perjalanan masyarakat menjelang periode mudik Lebaran, di mana puncak arus diperkirakan belum terjadi pada tanggal tersebut.
Sebaliknya, peningkatan kargo mengindikasikan tingginya aktivitas logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.
Dengan tren ini, pihak bandara diperkirakan akan terus mengoptimalkan layanan dan operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari-hari berikutnya.









Tulis Komentar