Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selatpanjang Gaungkan Zero Pungli, Kalapas Turun Langsung Perkuat Kamtib di Blok Hunian

FOTO : seluruh warga binaan,ditegaskan untuk komitmen kuat menciptakan lingkungan yang bersih.jpg

Selatpanjang – Suasana berbeda tampak di blok hunian Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selatpanjang, Senin (03/03).

Kepala Lapas turun langsung memberikan pengarahan kepada seluruh warga binaan, menegaskan komitmen kuat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Dengan didampingi jajaran petugas, pengarahan berlangsung tertib dan penuh perhatian.

Dalam sambutannya, Kalapas menekankan bahwa keamanan dan ketertiban (kamtib) bukan semata tanggung jawab petugas, melainkan menjadi komitmen bersama seluruh warga binaan.

"Lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung proses pembinaan berjalan maksimal. Karena itu, mari kita jaga bersama aturan yang ada dan hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya.

Tak hanya berbicara soal disiplin, Kalapas juga menyentuh sisi kekeluargaan.

Ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan yang telah terbangun selama ini di dalam lapas.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci mencegah potensi gangguan kamtib.“Kami adalah keluarga bagi kawan-kawan semua di sini.

Jika ada keluhan atau permasalahan, jangan dipendam.

Sampaikan kepada petugas atau melalui layanan pengaduan yang telah kami sediakan. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Komitmen zero pungli juga kembali ditegaskan sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pihak lapas memastikan seluruh layanan diberikan secara transparan, profesional, dan tanpa biaya di luar ketentuan.

Kegiatan pengarahan ditutup dengan harapan agar seluruh warga binaan terus menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan harmonis.

Dengan sinergi antara petugas dan warga binaan, Lapas Selatpanjang optimistis dapat mewujudkan lingkungan pembinaan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari gangguan keamanan maupun praktik pungli.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan bukan hanya soal menjalani masa pidana, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan kepercayaan menuju perubahan yang lebih baik.