Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai Dukung Perjuangan Adat, Tolak Konflik Sesama Melayu

Rohul – hallobintang.com
Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai menyampaikan pernyataan sikap terkait kebijakan pemerintah dalam penertiban kawasan hutan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai, Irwansyah SM, Kamis (12/2/2026).

Dalam keterangannya, Irwansyah menegaskan bahwa Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berdiri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait penertiban kawasan hutan, pihaknya menyatakan dukungan terhadap upaya masyarakat adat dalam memperjuangkan hak-hak adat secara konstitusional.

“Kami mendukung seluruh upaya Masyarakat Adat Luhak Tambusai, baik melalui kelompok, koperasi, organisasi maupun lembaga kemasyarakatan lainnya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, sepanjang dilakukan secara baik, benar, dan untuk kemaslahatan bersama,” ujar Irwansyah.

Namun, forum secara tegas menolak segala bentuk upaya pembenturan antar sesama anak bangsa, khususnya sesama anak kemenakan Melayu di Luhak Tambusai.

“Kami menolak segala bentuk adu domba yang dapat memecah belah persatuan. Jangan sampai sesama anak kemenakan saling berhadapan karena kepentingan tertentu,” tegasnya.

Forum Anak Kemenakan Luhak Tambusai juga menyatakan kesiapan untuk membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, forum mengajak seluruh anak kemenakan untuk menjaga persatuan, memperkuat hubungan kekerabatan, serta tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan apa pun.

“Kami berharap semua pihak mengedepankan musyawarah. Mari merangkul, bukan memukul, karena perjuangan ini untuk kepentingan kampung halaman,” tutup Irwansyah.

Pernyataan tersebut ditutup dengan semangat persatuan dan identitas budaya Melayu:

“Takkan hilang Melayu di bumi".