Wabup Siak: Program KKN Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah
Pekanbaru – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau dengan para kepala daerah se-Provinsi Riau, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) terkait penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Suska Riau di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Dalam paparannya, Syamsurizal menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Siak terhadap kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah dan UIN Suska Riau, khususnya dalam pelaksanaan program KKN mahasiswa.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat tidak hanya menjadi sarana pembelajaran dan pengabdian bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Program KKN menjadi momentum kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal,” ujar Syamsurizal.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi rencana pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Pendirian fakultas tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Riau, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan tercipta kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan Provinsi Riau secara menyeluruh.
Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, M.S., S.E., M.Si., Ak., CA, memaparkan berbagai capaian strategis UIN Suska Riau, di antaranya perolehan Akreditasi Institusi UNGGUL dari BAN-PT pada tahun 2024, implementasi aplikasi kinerja pegawai dan digitalisasi sistem akademik, penerapan SISTER untuk penguatan tata kelola dosen, peluncuran UaZ dan Waqf Center UIN Suska Riau, progres pengajuan paten tahun 2025, pengusulan UIN Suska Riau ke World University Ranking (WUR), serta penguatan layanan disabilitas.
Dengan semangat transformasi tersebut, UIN Suska Riau terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang adaptif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Dukungan terhadap pendirian Fakultas Kedokteran, perluasan beasiswa, serta penguatan program KKN diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Riau.









Tulis Komentar