Asah Kreativitas WBP, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Pembinaan Kerajinan Aksesor

Pekanbaru – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus dibekali keterampilan positif selama menjalani masa pidana. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kemandirian berupa pembuatan berbagai aksesoris seperti gelang, gantungan kunci, strap handphone, hingga aneka kerajinan tangan lainnya, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta jiwa produktif para WBP. Dalam prosesnya, para warga binaan dibimbing mengolah bahan-bahan sederhana menjadi produk aksesoris bernilai estetika sekaligus memiliki nilai ekonomis.
Tak sekadar melatih keterampilan tangan, kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin, ketekunan, kerja keras, serta membangun rasa percaya diri WBP dalam menghasilkan karya yang bermanfaat dan bernilai jual.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi WBP setelah menyelesaikan masa pidana. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan mampu hidup mandiri, produktif, dan tidak kembali terjerumus dalam perilaku yang melanggar hukum.
“Kegiatan ini sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan, yakni membentuk pribadi WBP yang lebih baik, memiliki keterampilan, serta siap kembali dan diterima di tengah lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berkomitmen menciptakan warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.