Wabup Syamsurizal Ajak Lulusan STAI Sultan Syarif Hasyim Jadi Motor Pembangunan Siak
Mempura – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak para lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) Angkatan XIX STAI Sulthan Syarif Hasyim yang digelar di Gedung Daerah, Kelurahan Sungai Mempura, Kamis (22/1/2026).
Sebanyak 121 wisudawan dari dua program studi, yakni Sarjana Ekonomi Syariah (SE) dan Sarjana Pendidikan (S.Pd), resmi dikukuhkan dalam momen akademik tersebut.
Dalam sambutannya, Syamsurizal menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal memasuki fase kehidupan yang lebih kompleks dan penuh tantangan.
“Wisuda ini adalah titik awal. Jangan hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi beranilah membuka peluang dan menciptakan lapangan kerja. Kualitas pendidikan adalah kunci lahirnya sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Ia berharap lulusan STAI mampu berinovasi dan mengabdikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan masyarakat dan daerah. Menurutnya, Pemkab Siak terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM.
“STAI Sulthan Syarif Hasyim kami pandang sebagai barometer peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Siak. Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan visi Siak yang hebat, cerdas, bermartabat, berkarakter, berbudaya Melayu, serta berdaya saing berbasis ekologi,” ujar mantan anggota DPRD dua periode itu.
Pada kesempatan tersebut, Syamsurizal hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, serta jajaran civitas akademika STAI Sulthan Syarif Hasyim.
Sidang senat terbuka juga diisi dengan Orasi Ilmiah yang disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, M.Si., Ak., CA. Dalam orasinya yang berjudul “Penguatan Pendidikan Islam dalam Menjawab Tantangan Global”, Prof. Leny menekankan peran strategis lulusan perguruan tinggi Islam sebagai agen perubahan di tengah dinamika global.
“Lulusan perguruan tinggi Islam memikul tanggung jawab besar untuk membawa nilai-nilai keislaman yang moderat, berilmu, dan solutif dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Saat ini, STAI Siak Sri Indrapura telah memiliki empat program studi sarjana, yaitu:
- S1 Pendidikan Agama Islam (PAI)
- S1 Ekonomi Syariah
- S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
- S1 Hukum Keluarga Islam (HKI)
Keempat program studi tersebut dirancang untuk melahirkan lulusan yang profesional, berkarakter Islami, berwawasan global, serta berbasis kearifan lokal.









Tulis Komentar