Atasi Blank Spot Digital, DPRD Rokan Hulu Sambangi BAKTI Komdigi di Jakarta

JAKARTA – Komitmen DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam memperjuangkan pemerataan akses digital kembali ditunjukkan. Guna menghapus titik-titik tanpa sinyal (blank spot) yang masih membelit sejumlah wilayah, jajaran pimpinan dan Komisi IV DPRD Rohul melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi di Gedung Centennial Tower, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada audiensi penyediaan infrastruktur telekomunikasi sebagai upaya percepatan akses internet dan jaringan seluler di Negeri Seribu Suluk.
Rombongan DPRD Rohul dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD, H. Porkot Lubis, didampingi Ketua Komisi IV Mukhlizar, SH, serta seluruh anggota Komisi IV, yakni Karneng Dimara Lubis, Saiful Agnan, Harde Yanto, Daulat Sinaga, Rio Novendra, Syahroni, dan Patuan Candra HRP.
Turut hadir dari unsur eksekutif, Kabid IKP Diskominfo Rohul, Dr. Rudi Fadrial, bersama staf ahli dari Sekretariat DPRD dan Diskominfo Rohul. Kehadiran delegasi Rohul disambut hangat oleh Kepala Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi Pusat, Suharyoto.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV DPRD Rohul menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat terkait keterbatasan jaringan telekomunikasi. Meski pembangunan terus berjalan, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya wilayah—baik di daerah pinggiran maupun kawasan perkotaan—yang belum terjangkau layanan internet dan sinyal seluler secara optimal.
“Kami membawa aspirasi masyarakat yang hingga kini masih kesulitan mengakses jaringan. Internet dan sinyal bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan dasar untuk mendukung ekonomi digital, pendidikan, hingga pelayanan publik,” tegas perwakilan DPRD Rohul dalam audiensi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Layanan TI Pemerintah BAKTI Komdigi, Suharyoto, menjelaskan bahwa BAKTI memiliki mandat utama untuk pembangunan infrastruktur di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Oleh karena itu, langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan status dan kategorisasi wilayah blank spot di Rokan Hulu.
BAKTI juga menekankan pentingnya validasi dan pemutakhiran data lapangan guna menentukan skema intervensi yang tepat, apakah melalui program pemerintah pusat atau melalui kolaborasi dengan operator seluler swasta.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Rohul berharap terbangunnya sinkronisasi data yang kuat antara Pemkab Rokan Hulu dan BAKTI Komdigi. Dengan demikian, usulan pembangunan menara BTS (Base Transceiver Station) serta penyediaan akses internet gratis di fasilitas publik dapat segera direalisasikan demi mendorong percepatan transformasi digital dan pemerataan pembangunan di Rokan Hulu.