Awal Tahun 2026, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Razia Mendadak Blok Hunian WBP

Pekanbaru – Mengawali tahun 2026 dengan komitmen kuat menjaga keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan razia mendadak di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (3/1/2026).

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Lapas Pekanbaru, Heru Prabowo, bersama belasan petugas pengamanan. Kegiatan dimulai sejak sore hari dengan sasaran utama deteksi dini peredaran barang-barang terlarang di dalam lapas.

Petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh dan humanis, meliputi pemeriksaan kamar hunian, tempat tidur, lemari, hingga area-area yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang terlarang. Fokus razia diarahkan pada upaya pencegahan peredaran handphone ilegal, charger, senjata tajam, narkotika, serta barang lain yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib).

“Razia ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba, handphone ilegal, serta pungutan liar atau Halinar di dalam lapas. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin maupun insidentil untuk menciptakan lingkungan lapas yang aman dan kondusif,” tegas Heru Prabowo usai pelaksanaan razia.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan 3 unit handphone, 3 buah charger, kabel-kabel ilegal, serta sejumlah barang lain yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian. Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan narkotika dalam razia kali ini. Seluruh barang sitaan akan diinventarisasi dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan kesiapsiagaan jajaran petugas dalam menjaga keamanan lapas. Ia menegaskan bahwa razia serupa akan terus digelar secara berkala, terlebih di tengah kondisi lapas yang masih mengalami overkapasitas.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan agar program pembinaan bagi WBP dapat berjalan dengan optimal. Sinergi dengan aparat penegak hukum juga terus kami perkuat sebagai langkah pengawasan berkelanjutan,” ujar Yuniarto.

Selama kegiatan berlangsung, razia berjalan aman, tertib, dan kondusif, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada WBP, sebagai bagian dari pembinaan dan penegakan tata tertib di lingkungan Lapas Pekanbaru.