Polda Riau Ingatkan Warga Waspadai Kejahatan Siber, 400 Laporan Masuk Sepanjang 2025
Pekanbaru - Pejabat Polda Riau, Kompol Dany Andhika Karya, SH., S.I.K, mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber yang terus berkembang dan menyasar pelaku usaha maupun masyarakat umum.
Peringatan ini disampaikan Dhani saat menjadi narasumber dalam diskusi multistakeholder Cyber Talk yang digelar di Aula Bappeda Provinsi Riau, Jalan Gajah Mada No.200, Pekanbaru, Rabu (3 Desember 2025).
Jaga Password, Jangan Tergiur Bisnis Digital Menggiurkan
“Yang utama itu menjaga keamanan diri melalui penggunaan password yang benar-benar kuat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran bisnis digital yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
“Kebanyakan modus penipuan itu menjual iming-iming keuntungan tinggi. Jangan mudah tergiur,” tegasnya.
Hati-Hati Bagikan Data Pribadi, Hindari Aplikasi Tiruan
Dhani menekankan pentingnya berhati-hati dalam membagikan data pribadi. Ia meminta masyarakat memastikan hanya mengunduh aplikasi resmi dan terpercaya.
“Kalau beli tiket, gunakan langsung aplikasi resminya seperti Traveloka. Jangan melalui link yang muncul di Google, karena bisa saja itu aplikasi tiruan yang dibuat pelaku,” jelasnya.
Apresiasi untuk Kusus PPSW
Dalam kesempatan tersebut, Dhani mengapresiasi Kusus PPSW (Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita) yang telah melibatkan pelaku usaha dalam edukasi keamanan digital.
“Acara ini bagus, karena para pelaku usaha bisa membagikan pengalaman dan informasi keamanan digital kepada orang lain. Harapan kami, setelah pulang, informasi ini bisa diteruskan agar tidak ada lagi yang menjadi korban,” katanya.
400 Laporan Masuk, 53 Kasus Masih Diselidiki
Terkait penanganan kasus, Dhani mengungkapkan bahwa Polda Riau telah menerima lebih dari 400 laporan kejahatan siber sepanjang 2025, dengan 53 kasus masih dalam proses penyelidikan.
“Kejahatan siber ini lintas daerah, jadi pelaku bisa beraksi dari mana saja. Kami tetap memproses seluruh laporan secara profesional,” ujarnya.
Ia memastikan kepolisian akan terus memperkuat upaya pemberantasan kejahatan siber untuk melindungi masyarakat dari ancaman digital yang semakin kompleks.









Tulis Komentar