PPSW Riau Gelar Diseminasi Program DIGDAYA: Mantapkan Kapasitas Digital dan Kemandirian Anak Muda
Pekanbaru - Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) menggelar kegiatan Diseminasi progam DIGDAYA (literasi digital pemuda berkarya) yang bertujuan memperkuat literasi digital serta membuka akses kesempatan kerja bagi anak muda.
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian Anak Muda Melalui Literasi Digital dan Peningkatan Kompetensi Kerja.”
Acara di hadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Pekanbaru Datuk Muda Setia Amanah H. Makarius Anwar, ST.MT.,Dalam sambutannya Sangat mengapresiasi terhadap pencapaian program kerja Pusat Pemberdayaan Sumberdaya Wanita (PPSW) Riau.
" Kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini secara serius sampai akhir, karena banyak ilmu yang akan dapatkan dari narasumber nantinya,dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim,Diseminasi Program Tehnologi Digital Untuk Pemuda Berkarya (DIGDAYA) Dengan Tema "Meningkatkan Kapasitas Dan Kemandirian Anak Muda Melalui Literasi Digital Dan Peningkatan Kompetensi Kerja". secara resmi saya nyatakan DIBUKA. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-nya buat kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alamin" ucap Wawako saat pembukaan acara.
Selanjutnya Makarius Anwar,menyampaikan dukungannya terhadap program PPSW yang melakukan kolaborasi dengan program DIGDAYA.
" Pemerintah Kota Pekanbaru siap mendukung, melakukan kolaborasi dan bersinergi dengan program DIGDAYA yang akan terimplementasi pada OPD dan instansi terkait." Jelas Wakil Walikota Dalam Sambutannya.
Ia juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi berbagai pihak yang terkait dalam penyelenggaraan acara,termasuk Kwarda Gerakan Pramuka Riau yang menyediakan sarana acara berlangsung.
Sementara itu,Apsiah selaku Koordinator Program PPSW Riau dalam sambutannya memaparkan Perjalanan dan Capaian DIGDAYA di Riau, mewakili Direktur PPSW Riau Herlia Santi yang sedang menjalani pemulihan di rumah sakit, Ia menyampaikan paparan lengkap tentang pelaksanaan Program DIGDAYA di wilayah Riau.
Ia menjelaskan bahwa Program DIGDAYA merupakan inisiatif literasi digital yang dikembangkan oleh Asosiasi PPSW melalui dukungan Boeing Corp dan The Asia Foundation.
Program ini dirancang untuk membantu anak muda mengoptimalkan teknologi digital dalam mencari pekerjaan, mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas, serta memperoleh peluang kerja yang lebih baik.
Program dilaksanakan melalui lima wilayah dampingan PPSW, yaitu PPSW Aceh, PPSW Pasoendan Digdaya, PPSW Borneo, PPSW Riau, serta Kelompok Perempuan Nina Rinjani di NTB.
Apsiah juga menjelaskan bahwa Program DIGDAYA merupakan bagian dari program literasi digital PPSW yang ditujukan untuk anak muda agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengakses peluang kerja dan pelatihan.
Ia memaparkan bahwa pada periode ke-2 tahun 2024, PPSW Riau melaksanakan program di Kota Pekanbaru dan Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Pada periode tersebut, PPSW Riau melibatkan:
11 volunteer di Pekanbaru
10 volunteer di Bangkinang
Total 630 Penerima Manfaat
"Pada tahun itu, 630 anak muda dari dua wilayah tersebut sudah mendapatkan materi peningkatan kapasitas literasi digital yang sangat bermanfaat bagi kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” jelas Apsiah.
330 Anak Muda Riau Terlibat di Periode ke-3 Tahun 2025
Memasuki periode ke-3 tahun 2025, DIGDAYA kembali dilaksanakan di Kota Pekanbaru dengan pengembangan materi yang lebih kaya dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja digital. Materi yang diberikan meliputi:
Pengenalan teknologi AI untuk pencarian kerja, pembuatan CV, dan interview online
Peluang menjadi affiliate E-commerce
Peluang kerja freelance melalui platform digital.
PPSW Riau menerjunkan satu orang pendamping untuk mengikuti Training of Trainers (ToT) yang diselenggarakan oleh Asosiasi PPSW pusat.
Pendamping ini kemudian memberikan pelatihan kepada 11 volunteer di Pekanbaru.
Masing-masing volunteer bertugas mencari 30 Penerima Manfaat, yang kemudian mengikuti pelatihan dalam dua sesi. Dari proses ini, total 330 Penerima Manfaat berhasil dilatih pada tahun 2025.
“Dengan demikian, ada 330 anak muda di Pekanbaru yang pengetahuan literasi digitalnya meningkat signifikan melalui Program DIGDAYA tahun ini,” ungkap Apsiah.
Perluasan Kolaborasi Lewat Audiensi dengan Berbagai Stakeholder selain pelatihan, PPSW Riau juga melakukan sosialisasi dan audiensi kepada berbagai instansi pemerintah dan organisasi strategis untuk memperluas jangkauan program. Instansi yang telah diajak berkolaborasi antara lain:
Bappeda Kota Pekanbaru
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Pemberdayaan Masyarakat Pekanbaru
Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru
Kwarda Gerakan Pramuka Riau
Langkah ini dilakukan untuk mendorong replikasi, memperkuat jaringan, dan membuka peluang keberlanjutan program di masa depan.
Tantangan Lapangan
Apsiah turut menyampaikan beberapa tantangan teknis selama pelaksanaan program, terutama terkait jaringan internet yang tidak stabil serta kendala akses pada portal-portal pencarian kerja yang terkadang sulit dibuka.
“Namun seluruh kendala ini dapat diatasi dengan koordinasi dan kerja sama tim di lapangan,” ujarnya.
Harapan dan Ucapan Terima Kasih
Menutup sambutannya, Apsiah mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan panitia yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan program.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan berbagai pihak menjadi energi besar bagi keberlanjutan Program DIGDAYA ke depan,” tutupnya.
Herlia Santi, Direktur Eksekutif PPSW Riau yang mengikuti acara secara online mengungkapkan Harapannya,bahwa kegiatan Diseminasi ini selain menginformasikan bahwa kami PPSW Riau bersama Asosiasi PPSW telah selesai melaksanakan program Literasi Digital Digdaya Pemuda Berkarya di kota Pekanbaru juga berharap program ini dapat berkelanjutan baik itu secara tidak langsung oleh volunteer dan Penerima Manfaat yang terlibat dalam pelaksanaan program, namun juga pada stakeholder terkait seperti Perguruan Tinggi, Pihak Swasta dan instansi pemerintah khususnya Bappeda dan Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru.
Ia juga berharap agar program ini dapat di replikasi atau diadopsi dalam perencanaan program pembangunan daerah dan Perencanaan Dinas terkait.
" Materi yang ada didalam pembelajaran program Digdaya ini sangatlah dibutuhkan dan berguna, apalagi saat ini memang zamannya digital. Pengetahuan terus maju dan berkembang demikian juga mengenai pengetahuan digital, akan terus berkembang dan seluruh generasi harus siap dengan kemajuan dan tantangannya, terutama dalam hal untuk mendapatkan pekerjaan." Jelasnya.
Terakhir Direktur PPSW ini berharap agar Pemerintah menjawab tantangan ini.
" Kami PPSW Riau siap bekerjasama dan berkolaborasi untuk keberlanjutan dari program ini dengan semua stakeholder " tegasnya.
Acara tampak dihadiri Wakil Ketua Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kwarda Riau Bapak Elfandi, SE. MSi,Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM H. Sarbaini S.Ag.,M.H.,perwakilan kepala Bappeda Kota Pekanbaru, Disnaker Kota Pekanbaru Bapak Abdul Rahim, SP.MMA,perwakilan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru,perwakilan Kepala Jurusan Pendidikan Masyarakat FKIP UNRI,perwakilan ketua Kwarda Gerakan Pramuka Riau.
kegiatan ini juga diikuti secara online yang di dihadiri oleh Sekretaris Eksekutif Asosiasi PPSW Ibu Fitriani Sunarto atau yang mewakili Bapak Rian selaku Koordinator Program Boeing Digkdaya Ibu dari Perwakilan The Asia Foundation (TAF) yaitu Ibu Jojor Sri R Tobing,Bapak/Ibu dari Perwakilan Boeing Indonesia: Bapak Fisher Manalu (Program Manager ),Mitra NGO Lokal , Media, Trainer/Volunteer, serta Penerima Manfaat Program Boeing Digdaya Pekanbaru Riau.
Acara Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) menggelar kegiatan Diseminasi Program DIGDAYA literasi digital pemuda berkarya) Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian Anak Muda Melalui Literasi Digital dan Peningkatan Kompetensi Kerja berjalan dengan lancar sampai akhir acara yang di tutup dengan sesi diskusi.









Tulis Komentar