Bersih Tanpa Narkoba! Lapas Selatpanjang Gencarkan Razia dan Tes Urine Pegawai serta WBP

jajaran Lapas Selatpanjang menggelar razia besar-besaran di blok hunian serta tes urine bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).jpg

Selatpanjang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang terus menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Sebagai wujud nyata, Sabtu (01/11), jajaran Lapas Selatpanjang menggelar razia besar-besaran di blok hunian serta tes urine bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Syofri Mulyadi, didampingi Kasubsi Keamanan Wira Yudhistira, serta melibatkan seluruh petugas pengamanan.

Dengan penuh ketelitian, petugas menyisir setiap sudut kamar hunian, memeriksa lemari, tempat tidur, hingga area tersembunyi yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Hasilnya, tidak ditemukan narkoba maupun indikasi peredaran gelap. Namun, petugas mengamankan beberapa barang yang tidak semestinya berada di dalam lapas seperti sendok besi, korek api, dan botol kaca.

Tak berhenti di situ, jajaran Lapas juga langsung melaksanakan tes urine terhadap pegawai dan sejumlah WBP. Hasilnya menggembirakan — seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Lapas Selatpanjang, Yopi Febrianda, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

“Kami berkomitmen penuh menciptakan Lapas Selatpanjang yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata dalam menjaga integritas dan kedisiplinan seluruh jajaran,” tegas Yopi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Selatpanjang menunjukkan dukungan penuh terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan.

Dengan semangat “Tidak Ada Tempat Bagi Narkoba di Balik Jeruji,” Lapas Selatpanjang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan kondusif.